Ia menegaskan TNI-Polri dalam menjalankan tugas memang diperintahkan oleh undang-undang sehingga mereka juga tidak bisa melawan.  Karena itu, semua sepakat meminta kepada Presiden Prabowo untuk mengewaluasi seluruh penempatan pasukan yang ada di Intan Jaya, kehadiran negara harus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Karena itu sebagai pimpinan Komnas HAM di Papua, atas nama kemanusiaan kita minta sama-sama kepada Presiden Prabowo untuk segera mengevaluasi seluruhan satuan-satuan tugas non organik di seluruh tanah Papua,” katanya.

Kepada massa pendemo, dirinya meminta mengizinkannya untuk melihat tempat di mana mama Melkiana Duwitau ditembak untuk mewakili sekian banyak tempat yang lain.

Kesempatan itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Intan Jaya yang sudah sungguh-sungguh menangani dan melayani masyarakat.

Ia juga meminta supaya DPDK harus ada bersama rakyat di sini.
“Saya juga meminta kepada satuan-satuan tugas yang bertugas di Intan Jaya untuk tidak melakukan tindakan-tindakan represif terhadap masyarakat sipil. Atas nama kemanusiaan saya minta itu,” katanya.

Mengakhiri pernyataannya, Fritz sangat menaruh hormat kepada mahasiswa yang sudah berjuang membela keadilan atas nama kemanusiaan ini.

Selain itu, ia mendoakan semoga Tuhan yang adalah kepala gereja akan selalu menyertai dalam segala perjuangan dan pelayanan kepada masyarakat.  **