PFA Luluskan 20 Siswa Batch 2, Claus Wamafma: Jangan Pernah Berhenti Bermimpi
Timika,papuaglobalnews.com – Papua Football Academy (PFA) meluluskan 20 siswa Batch 2 setelah dinyatakan menyelesaikan pendidikan dalam acara Class Off 2026 Papua Football Academy Graduation Ceremony yang digelar di salah satu hotel di Jalan Budi Utomo, Sabtu 4 Juli 2026.
Kelulusan ini menjadi tonggak sejarah penting perjalanan PFA yang berdiri sejak 31 Agustus 2022. Dalam kurun waktu kurang dari empat tahun, akademi binaan PT Freeport Indonesia tersebut telah melahirkan puluhan talenta muda Papua yang kini menembus level nasional hingga mendapat kesempatan berlatih di luar negeri.
Direktur dan Executive Vice President (EVP) Sustainable Development dan ComRel di PT Freeport Indonesia (PTFI) Claus Wamafma, dalam arahan mengatakan dirinya sengaja menyempatkan hadir untuk bertemu langsung dengan para siswa PFA.
“Saya datang hanya untuk memeluk mereka. Saya ingin menyampaikan bahwa kalian semua lebih baik daripada kemarin. Teruslah siap berubah, siap berkembang, dan jangan pernah berhenti bermimpi,” kata Claus.
Ia mengungkapkan kehadiran PFA bermula dari keinginan PT Freeport Indonesia untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia Papua. Namun, setelah melihat besarnya potensi talenta sepak bola Papua, lahirlah Papua Football Academy atas dorongan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
“Hari ini akademi kita belum genap empat tahun, tetapi sudah mengirim pemain ke Tim Nasional Indonesia dan Garuda United. Saat ini juga masih ada pemain yang mengikuti seleksi di Solo. Kita semua berdoa agar suatu hari mereka bermain untuk Timnas Indonesia di Piala Dunia,” ujarnya.
Claus juga berpesan kepada para lulusan agar tidak mudah menyerah serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Keputusan wasit itu mutlak. Jangan pernah membalas kekalahan dengan emosi. Jadilah pemain yang menghormati aturan dan terus memperbaiki diri di pertandingan berikutnya,” pesannya.
Ia menambahkan, salah satu keunggulan PFA adalah memberikan pengalaman bertanding di tingkat nasional maupun internasional agar pemain Papua memiliki rasa percaya diri saat menghadapi lawan dari berbagai negara.
“Saya ingin anak-anak Papua menatap mata pemain-pemain dari luar negeri dengan percaya diri. Mereka harus yakin bahwa panggung mereka sama,” ujarnya.
Sejak berdiri, PFA telah meluluskan 24 siswa pada Batch 1 dan kini menambah 20 lulusan Batch 2.












