Kaitan dengan ini, ia mengajak semua pihak dalam menghadapi setiap persoalan perlu diselesaikan melalui jalan dialog dan diskusi, musyawarah dan mufakat di dalam terang kasih Bapa-Nya.

Ia juga menekankan supaya hentikan tradisi atau budaya perang suku, saling dengki, saling membunuh dan curiga, jika terus dipertahankan akan membawa penyesalan bagi diri sendiri dikemudian hari. Tugas orang-orang beriman saat ini membangun kesejahteraan, membangun masa depan generasi penerus Papua di tanah ini agar suatu waktu menjadi pemimpin di daerah ini.

“Karena ego pribadi, ego suku, ego kelompok lalu kita saling bunuh diantara sesama kita sendiri,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan sesuai data Kementerian Agama RI jumlah masyarakat Orang Asli Papua (OAP) sekitar 2,28 juta jiwa dari total populasi se-Tanah Papua yang mencapai kurang lebih 5,79 juta.

Jumlah OAP yang sedikit ini jika terus terjadi saling perang suku dan saling membunuh cepat atau lambat dalam kurang waktu 10 tahun akan datang akan habis.

Ia menegaskan dengan terus mempertahankan ego suku, ego pribadi dan ego kelompok untuk saling membunuh justru disitulah telah memelihara kehancuran menuju kepunahan masyarakat Papua.

Di momen penuh syukur itu, Pdt. Hussain mengajak semua Jemaat GKII untuk membangun komitmen dan berjanji kepada Tuhan dalam menyelesaikan segala sesuatu dengan cara kasih Kristus serta terus bersekutu dengan Tuhan.

Ia memberikan peneguhan hanya lewat bersekutu dengan Kristus akan memperoleh jalan keselamatan yang kekal.

Karena dalam hidupnya banyak mengalami mujizat sehingga dalam melayani jangan mengandalkan kekuatan manusia tetapi lebih kepada kehendak Allah sendiri.

Sementara Pdt. Dr. Hans Wakerkwa, M.Si, Ketua Sinode GKII Wilayah II Papua Tengah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut ambil bagian menyumbangkan materi dalam bentuk uang, babi, patatas, keladi dan ubi kayu dalam menyukseskan pelaksanaan Konferensi Sinode IV GKII Wilayah II Papua Tengah.

Sebagai gembala yang dipercayakan mengemban tugas Ketua Sinode, Pdt. Hans menyerahkan seluruh usaha, pemberian dan jerih payah dari semua jemaat, Pemerintah Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak, Kabupaten Intan Jaya, para pendeta dan panitia kepada penyelenggaraan Tuhan untuk membalasnya.

Perlu diketahui saat ini jumlah Jemaat GKII Wilayah II Papua Tengah sebanyak 161 ribu jiwa. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.