Oleh: Pdt. Deserius Adii, M.Th – Ketua Departemen Keadilan dan Perdamaian Sinode Kingmi di Tanah Papua

PERESMIAN gedung Gereja KINGMI Jemaat Sinai SP II Timika bukan sekadar peresmian sebuah bangunan fisik, tetapi harus menjadi momentum untuk kembali kepada Tuhan, meninggalkan permusuhan, saling mengampuni, dan membangun kehidupan yang penuh kasih dan damai.

Jangan sampai gedung gereja berdiri kokoh, tetapi hubungan persaudaraan kita masih rusak. Jangan sampai kita beribadah dan memuji Tuhan bersama-sama, tetapi setelah pulang, kita kembali menyimpan kebencian, dendam, dan permusuhan terhadap sesama.

Hari ini bukan hanya gedung gereja yang diresmikan, tetapi hati kita juga harus diperbarui oleh kasih Tuhan.

Firman Tuhan dalam Matius 5:9 berkata, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.