Sementara itu, Kepala Distrik Mimika Barat Tengah, Kapiraya, Kabupaten Mimika, Sem Naroba, yang dikonfirmasi papuaglobalnews.com pada Sabtu malam, 25 Juli 2026, membenarkan adanya informasi mengenai penemuan senjata api rakitan tersebut.

Sem menjelaskan bahwa dirinya mendapat penyampaian secara lisan dari Babinsa mengenai adanya senjata rakitan yang ditemukan dan telah diamankan oleh aparat setempat. Namun, untuk informasi selanjutnya, dirinya mengaku belum mengetahuinya.

“Babinsa sampaikan secara lisan bahwa ditemukan senjata rakitan dan telah diamankan oleh aparat setempat. Namun informasi selanjutnya saya tidak tahu,” jelas Sem.

Sem juga mengakui bahwa situasi di wilayah Distrik Mimika Barat Tengah saat ini sudah kembali normal seperti biasa. Masyarakat juga telah kembali ke kampung halaman masing-masing dan menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mencari makan di hutan serta aktivitas lainnya.

“Saya sekarang lagi ada di pusat distrik. Di sini aman-aman saja saat ini. Jaringan agak sedikit kurang jelas,” kata Sem.

Sementara itu, papuaglobalnews.com telah berupaya menghubungi Sersan Masa, Babinsa Distrik Mimika Barat Tengah, melalui pesan WhatsApp untuk memastikan informasi mengenai penemuan dan pengamanan senjata api rakitan tersebut. Namun hingga berita ini ditulis, Sersan Masa belum memberikan respons. **