Meski demikian, Tamli mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi petugas di lapangan. Salah satunya adalah lokasi kebakaran yang berada di kawasan permukiman padat dengan akses jalan sempit, sehingga kendaraan pemadam mengalami kesulitan untuk akses mencapai titik kejadian.

Selain itu, terdapat pula kejadian kebakaran di wilayah yang berjarak cukup jauh dari pusat kota sehingga membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama. Kondisi tersebut terkadang menyebabkan petugas tiba di lokasi ketika bangunan sudah hangus dilalap si jago merah.

“Namun pada prinsipnya, petugas Damkar selalu siaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Tamli. **

 

IMG 20260730 WA0003Agustina Rahadet, Kepala BPBD Mimika berdiskusi dengan para narasumber di Cilacap.

IMG 20260730 WA0001Tamli Magesa, Kabid Damkar foto bersama staf BPBD yang mengikuti Diklat dengan menunjukan salam tangguh.

IMG 20260730 WA0002Tamli Magesa, Kabid Damkar foto bersama staf BPBD yang mengikuti Diklat bersama narasumber.