Meski demikian, Ramli mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi petugas di lapangan. Salah satunya adalah lokasi kebakaran yang berada di kawasan permukiman padat dengan akses jalan sempit, sehingga kendaraan pemadam mengalami kesulitan untuk akses mencapai titik kejadian.

Selain itu, terdapat pula kejadian kebakaran di wilayah yang berjarak cukup jauh dari pusat kota sehingga membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama. Kondisi tersebut terkadang menyebabkan petugas tiba di lokasi ketika bangunan sudah hangus dilalap si jago merah.

“Namun pada prinsipnya, petugas Damkar selalu siaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ramli. **

 

IMG 20260730 WA0003Agustina Rahadet, Kepala BPBD Mimika berdiskusi dengan para narasumber di Cilacap.

IMG 20260730 WA0001Ramli Rumagesan, S.Sos, Kabid Damkar foto bersama staf BPBD yang mengikuti Diklat dengan menunjukan salam tangguh.

IMG 20260730 WA0002Ramli Rumagesan, S.Sos, Kabid Damkar foto bersama staf BPBD yang mengikuti Diklat bersama narasumber.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.