Ia menambahkan, sebelum program dijalankan, Dishub telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai titik-titik penjemputan bus angkutan perintis di sejumlah kampung agar masyarakat mengetahui lokasi dan jadwal layanan.

Selain subsidi angkutan bagi masyarakat OAP, Dishub Mimika juga mengoperasikan delapan unit kendaraan bekas PON XX Papua sebagai armada transportasi gratis bagi pelajar tanpa membedakan latar belakang.

Armada tersebut melayani rute menuju SMK Negeri 1 Kuala Kencana, SLB Negeri 4 SP5, SMK Pertanian Mwuare, dan SD Fertigo. Khusus untuk SMK Negeri 1 Kuala Kencana, Dishub menyediakan tiga unit kendaraan setiap hari karena tingginya jumlah peserta didik yang memanfaatkan layanan tersebut.

Mikael menegaskan, operasional angkutan pelajar gratis dibiayai melalui anggaran rutin Dinas Perhubungan dan tidak menggunakan dana subsidi angkutan masyarakat OAP. Seluruh pengemudi staf Dishub dan setiap hari bus tersebut parkir di Kantor Dishub Mimika Jalan C. Heatubun. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.