DLH Mimika Bangun TPA Iwaka Sistem Controlled Landfill di Atas Lahan Empat Hektar
Dalam sistem controlled landfill, sampah ditimbun, diratakan, kemudian dipadatkan. Pada periode tertentu, permukaan sampah ditutup dengan lapisan tanah. Pada konsep sanitary landfill, bagian dasar juga dilengkapi pipa air lindi dan pipa gas metana untuk mengumpulkan air sampah serta gas yang dihasilkan dari timbunan sampah.
Gas metana tersebut bahkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk kompor gas maupun pembangkit listrik. Selain itu, metode ini juga mampu mengurangi pencemaran tanah karena tanah lempung yang digunakan sebagai pelapis mencegah air lindi terserap langsung ke dalam tanah. Dengan demikian, risiko pencemaran tanah dan ledakan akibat penumpukan gas metana dapat diminimalkan.
Pengelolaan sampah berbasis sanitary landfill juga memberikan nilai tambah secara ekonomis. Pemilahan sampah organik dan anorganik memungkinkan pengolahan lebih lanjut sehingga dapat menghasilkan produk bernilai guna.
Dengan pembangunan TPA Iwaka sistem controlled landfill, DLH Mimika berharap pengelolaan sampah di Kabupaten Mimika menjadi lebih modern, ramah lingkungan, dan memenuhi standar nasional. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















