Pelaksanaan Konferensi Sinode IV GKII Wilayah II Papua Tengah Ditunda, Ini Alasannya
Timika,papuaglobalnews.com – Pelaksanaan Konferensi Sinode IV GKII Wilayah II Papua Tengah yang sedianya dimulai besok, Selasa 15-18 September ditunda dan baru dilaksanakan pada 13-17 Oktober 2026. Pelaksanaan konferensi tetap dipusatkan di Kantor Sinode GKII Wilayah II Papua Tengah di Jalan Mayon, Timika.
Demikian disampaikan oleh Sekretaris Panitia Konferensi Sinode IV GKII Wilayah II Papua Tengah, Moses Wakerkwa, kepada papuaglobalnews.com melalui sambungan teleponnya, Senin 14 September 2026.
Moses menjelaskan salah satu alasan kuat panitia bersama pengurus Sinode memutuskan menunda pelaksanaannya setelah melihat situasi faktor keamanan di Timika hingga saat ini masih terjadi aksi tindakan kekerasan pembunuhan meluas ke sekitar Kota Timika.
Sementara Wakil Ketua Panitia Konferensi Sinode IV Wilayah II Papua Tengah Pdt. Theis Wonda, S.Th sebelumnya pada 29 Juli 2026 lalu menjelaskan, kegiatan ini melibatkan 28 klasis yang akan memilih Ketua Sinode GKII Wilayah II Papua Tengah sekaligus membahas berbagai program kerja gereja untuk lima tahun ke depan.
Menuju puncak pelaksanaan konferensi, panitia terus melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi teknis maupun fisik. Salah satunya melalui rapat koordinasi yang baru saja dilaksanakan.
Dalam menyukseskan agenda besar tersebut, Pdt. Theis yang didampingi Moses Wakerkwa selaku Sekretaris Panitia mengharapkan dukungan serta partisipasi penuh dari semua pihak agar pelaksanaan konferensi dapat berjalan sesuai harapan seluruh jemaat.
Sebagai panitia, ia juga meminta dukungan doa dari para hamba Tuhan dan seluruh jemaat agar diberikan kemampuan dalam menjalankan amanat yang dipercayakan.
Selain itu, ia mengajak seluruh warga gereja mengambil bagian secara langsung melalui dukungan material dalam bentuk apa pun.
Ia mengajak para tokoh agama, tokoh jemaat, kaum profesi, maupun kaum perempuan untuk bergandengan tangan dan bersama-sama mempersiapkan seluruh kebutuhan demi mendukung pelayanan gereja yang semakin baik.
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















