Nabire,papuaglobalnews.com – Persoalan konflik dan kemanusiaan di Papua telah banyak jatuh korban baik dari pihak aparat TNI-Polri, TPNPB, masyaraka sipil baik Orang Asli Papua (OAP) sendiri maupun non Papua telah menjadi perhatian dan keprihatian serius semua pihak.

Menyikapi dinamika tersebut, Pemuda Katolik Komda Papua Tengah dikoordinator Bidang Hukum dan HAM, Kris Pekey mengadakan pertemuan  di Sekretariat Pemuda Katolik Komda Papua Tengah, di titik nol Bumi Wonorejo, Nabire, Sabtu 12 September 2026.

Dalam pertemuan itu dengan tegas sepakat  mengingat posisi Ketua Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan DPD RI, Yorrys Raweyai jangan menjadikan konflik Papua sebagai upaya untuk mencari kepentingan politik semata dengan menggeser kepentingan rakyat Papua.

Dalam rapat itu juga, Pemuda Katolik Komda Papua Tengah menghasilkan lima poin penting yang patut menjadi perhatian serius Yorris dalam kerjanya.

Pertama, Menyelesaikan persoalan pengungsi se Papua.

Kedua, Perhatikan tapal batas suku di perbatasan.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.