Adapun wilayah yang paling banyak mengalami aktivitas kegempaan selama periode tersebut adalah Pulau Sumba, dengan total 87 kejadian gempa bumi.

Stasiun Geofisika Kupang mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait gempa bumi maupun potensi tsunami.

Masyarakat diminta untuk selalu memperbarui informasi dari sumber resmi BMKG serta tetap waspada dan siaga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

BMKG juga mengajak masyarakat untuk turut mencegah penyebaran informasi bohong (hoaks) mengenai bencana kegempaan dengan hanya mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan BMKG. **