BMKG Kupang Catat 194 Gempa Bumi Terjadi di NTT Selama Sepekan, Sumba Jadi Wilayah Terbanyak
Kupang,papuaglobalnews.com – Stasiun Geofisika Kupang mencatat sebanyak 194 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya selama periode 26 Juni hingga 2 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, hanya satu kejadian gempa yang dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.
Berdasarkan data resmi BMKG Stasiun Geofisika Kupang, aktivitas kegempaan selama periode tersebut didominasi oleh gempa bumi berkekuatan kecil dengan magnitudo di bawah 4,0.
Tercatat sebanyak 190 kejadian merupakan gempa bumi bermagnitudo kecil (M<4,0), sedangkan berdasarkan kedalamannya, sebanyak 130 kejadian merupakan gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer.
Sementara itu, berdasarkan lokasi episentrumnya, 118 kejadian gempa bumi terjadi di laut dan 76 kejadian terjadi di daratan.
BMKG juga mencatat frekuensi kejadian gempa bumi harian tertinggi terjadi pada 1 Juli 2026, dengan jumlah mencapai 34 kejadian dalam satu hari.
Adapun wilayah yang paling banyak mengalami aktivitas kegempaan selama periode tersebut adalah Pulau Sumba, dengan total 87 kejadian gempa bumi.
Stasiun Geofisika Kupang mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait gempa bumi maupun potensi tsunami.
Masyarakat diminta untuk selalu memperbarui informasi dari sumber resmi BMKG serta tetap waspada dan siaga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
BMKG juga mengajak masyarakat untuk turut mencegah penyebaran informasi bohong (hoaks) mengenai bencana kegempaan dengan hanya mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan BMKG. **












