TPNPB Ingatkan Agen Intelijen Militer Indonesia Hentikan Aktivitas di Area Operasi
Tolikara,papuaglobalnews.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengingatkan agen intelijen militer Indonesia yang beroperasi sebagai sopir taksi, pengemudi ojek, penjual di kios-kios, aparatur sipil negara (ASN), dan profesi lainnya agar menghentikan aktivitas di wilayah yang mereka klaim sebagai area operasi.
Peringatan tersebut disampaikan Juru Bicara Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, Sebby Sambom, melalui siaran pers tertanggal Selasa, 4 Agustus 2026.
Dalam siaran pers itu, Sebby menyatakan bahwa Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Botak Wanimbo bersama seluruh pasukan TPNPB di Tolikara yang mengklaim masih berada di wilayah operasi TPNPB di Distrik Kanggime.
Pernyataan tersebut, menurut Sebby, sekaligus membantah informasi yang beredar di grup WhatsApp yang menyebutkan bahwa pasukan TPNPB telah meninggalkan wilayah Kanggime.
“Itu informasi hoax atau tidak benar. Yang benar adalah kami masih berada di Kanggime untuk melakukan operasi,” tulis Sebby dalam siaran pers.
Sebby juga menegaskan agar pihak yang mereka sebut sebagai agen intelijen militer Pemerintah Indonesia yang beroperasi di ruas Jalan Trans Papua Wamena-Tolikara segera menghentikan aktivitasnya.
Selain itu, TPNPB juga meminta agar seluruh kegiatan pembangunan jalan dan jembatan di wilayah tersebut dihentikan.



