Peristiwa tersebut, lanjutnya, kemudian memicu ketegangan antara masyarakat dan aparat keamanan yang berujung pada jatuhnya korban jiwa dari warga sipil.

“Informasi yang saya terima menyebutkan lima warga sipil meninggal dunia akibat ditembak aparat keamanan. Hingga kini belum diketahui secara pasti siapa dalang di balik pembunuhan maupun konflik tersebut,” ujarnya.

Eka menekankan pentingnya penyelesaian kasus ini secara transparan dan menyeluruh dengan melibatkan semua pihak guna menemukan fakta yang sebenarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya dugaan pembiaran terhadap pelanggaran HAM di Papua.

“Saya melihat masih banyak pembiaran terhadap pelanggaran HAM di Papua,” pungkasnya. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.