Seluruh biaya masih ditanggung oleh jemaat sendiri, selain mendapat bantuan senilai Rp1 miliar dari YPMAK. Sedangkan perhatian dari pemerintah hingga kini belum ada sama sekali. Bantuan YPMAK ini sangat membantu meringankan beban jemaat dalam melancarkan pembangunan aula tersebut.

“Kami berterima kasih kepada pimpinan YPMAK beserta stafnya yang sangat mensuppor kami,” katanya.

Selain aula, Hansk menambahkan Sinode akan membangun Kantor Pusat Sinode GKII Wilayah II Papua Tengah di Timika pada tahun 2026.

“Ini semua menjadi harapan dan doa kami supaya dapat terwujud. Kami badan pengurus Sinode berkomitmen ini menjadi hal prioritas,” katanya kepada papuaglobalnews.com di ruang kerjanya, Senin 1 September 2025.

Ia menegaskan dengan dibangunnya aula ukuran 30×50 meter persegi dan Kantor Pusat GKII ukuran 20×30 meter persegi nanti mendukung peningkatan pelayanan iman umat secara spiritual tetap berjalan seiring dengan pembangunan fisiknya. Aula yang dibangun multi fungsi. Dalam Sinode II ini juga membangun TV GKIINews Lokal dengan lokasinya di Timika.

Menyukseskan semua program yang sudah dirancang, Hansk sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak terutama jemaat di empat kabupaten di Papua Tengah serta paling utama kaum profesi diberbagai sektor baik di perusahaan, pemerintahan, lembaga legislatif, pengusaha dan lain-lain.

Ia mengungkapkan semua pembangunan fisik aula, kantor pusat dan gereja besar GKII dibangun di Timika menjadi pusat dalam pelayanan iman kepada semua jemaat GKII yang tersebar di Papua Tengah.

Hansk menyadari situasi Papua Tengah tidak baik-baik saja. Namun tidak perlu menjadikan hal itu sebagai sesuatu yang serius dan akhirnya  melihat sebagai masalah. Tetapi segala sesuatu yang bersifat positif harus tetap dikerjakan agar pikiran negatif dan konflik yang sedang terjadi untuk sama-sama menghadapinya dengan kepala dingin dan hati yang jernih.

Sebagai hamba Tuhan kata Hansk, harus mampu mengarahkan jemaat jangan terpancing dengan isu dan situasi yang dihadapi melainkan tetap bersama-sama menjaga keamanan. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.