PT Duta Adijaya Multiguna Tawarkan Pengadaan 5.000 KL Solar B40 Pertamina Senilai Rp122 Miliar kepada PT MAS
Timika,papuaglobalnews.com – PT Duta Adijaya Multiguna yang berkedudukan di Jakarta menawarkan pengadaan 5.000 KL Solar B40 Pertamina Senilai Rp122 miliar kepada PT Mimika Abadi Sejahtera (MAS), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Mimika.
Surat penawaran bernomor 34/SPH/052026 tertanggal 2 Juni 2026 tersebut ditujukan kepada Direktur Utama PT Mimika Abadi Sejahtera, Dr. Petrus Yumte, S.H., M.Si.
Dalam surat yang ditandatangani Mohammad Agil Alhabsyi selaku Consultant and Trading PT Duta Adijaya Multiguna itu dijelaskan sejumlah ketentuan terkait penawaran pengadaan Solar B40 Pertamina.
Adapun komoditas yang ditawarkan adalah Solar B40 produk Pertamina dengan jumlah sebanyak 5.000 kiloliter (KL) atau setara 5 juta liter.
Harga yang ditetapkan sebesar Rp24.400 per liter termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Dalam surat tersebut disebutkan bahwa proses pengisian dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, sedangkan lokasi bongkar berada di Pelabuhan Mimika, Papua Tengah.
Mekanisme pembayaran yang ditawarkan yakni pemeriksaan fisik barang terlebih dahulu, kemudian pembayaran uang muka (DP) sebesar 50 persen. Pengiriman minyak dilakukan setelah proses pemindahan ke kapal milik pelanggan serta dilengkapi dokumen pelunasan.
Berdasarkan rincian perhitungan yang tercantum dalam surat, nilai transaksi untuk setiap volume pengadaan adalah sebagai berikut:
1.000 KL atau 1 juta liter senilai Rp24,4 miliar.
2.000 KL atau 2 juta liter senilai Rp48,8 miliar.
3.000 KL atau 3 juta liter senilai Rp73,2 miliar.
4.000 KL atau 4 juta liter senilai Rp97,6 miliar.
5.000 KL atau 5 juta liter senilai Rp122 miliar.
Dengan demikian, total nilai pengadaan Solar B40 sebanyak 5.000 KL mencapai Rp122 miliar.
Surat tersebut juga menjelaskan bahwa harga yang ditawarkan berlaku untuk pengambilan minyak di Pelabuhan Tanjung Priok dengan sistem ship to ship atau pemindahan dari kapal Pertamina ke kapal milik pelanggan.
Selain nilai pembelian BBM, perusahaan juga menyampaikan estimasi biaya pengiriman menggunakan kapal tanker dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Mimika sebesar sekitar Rp5,4 miliar.
Menutupi surat tersebut, pihak PT Duta Adijaya Multiguna menyatakan menunggu penerbitan Purchase Order (PO) dari pihak PT Mimika Abadi Sejahtera sebagai tindak lanjut proses pengadaan.
Surat tersebut turut ditembuskan kepada Sonny Suyono selaku Manajer Pemasaran serta Paulus Piimet yang disebut sebagai pihak pemasaran wilayah Papua.
Hingga berita ini ditulis belum diperoleh keterangan resmi dari PT Mimika Abadi Sejahtera terkait tindak lanjut atas penawaran pengadaan Solar B40 Pertamina senilai Rp122 miliar tersebut.
Paulus Pinimet, Kordinator Wilayah Papua membernarkan bahwa dirinya telah mengirim surat penawaran tersebut langsung ke Kantor PT MAS di Timika.
Ia mengakui saat dirinya mengantar surat tersebut sesuai informasi dari staf BUMD PT MAS bahwa Direktur masih berada di luar Timika.
“Jadi ini masih sebatas penawaran. Jika BUMD PT MAS kedepan jadi buka SPBU bisa membangun relasi kerjasama dengan PT Duta Adijaya Multiguna,” katanya.
Ia mengakui peluang penawaran kerjasama ini terbuka untuk siapa saja yang bergerak dibidang BBM. Seluruh pendistribusian dari Jakarta hingga di Pelabuhan Pomako menggunakan kapal tengker miliki PT Duta Adijaya Multiguna.
“Jadi semua mitra kerjasama langsung terima di tempat,” katanya.
Sementara terkait penawaran kerjasama ini hingga berita diterbitkan belum mendapatkan konfirmasi dari PT MAS. **













