Tema ini mengajak seluruh umat untuk semakin menghayati semangat sinodalitas, yakni berjalan bersama sebagai Gereja yang terbuka untuk mendengarkan suara Roh Kudus, mendengarkan pengalaman umat, serta terlibat aktif dalam mewujudkan kehidupan menggereja yang semakin inklusif dan penuh kasih persaudaraan.

Setelah kegiatan pencanangan ini, akan dilaksanakan berbagai tahapan persiapan Muspas IX KAE, antara lain survey umat, bincang-bincang Muspas dan katekese, serta Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai unsur umat di seluruh wilayah Keuskupan Agung Ende.

Melalui proses ini, seluruh umat diajak untuk memberikan sumbangan pemikiran, pengalaman, harapan, dan gagasan demi arah perjalanan pastoral Keuskupan Agung Ende ke depan.

Dalam semangat sinodalitas, Muspas IX bukan hanya menjadi kegiatan para pemimpin Gereja, tetapi menjadi peristiwa iman bersama seluruh umat. Setiap umat dipanggil untuk mengambil bagian dan mendukung proses persiapan agar keputusan-keputusan pastoral yang dihasilkan sungguh berakar pada kehidupan nyata umat.

Keuskupan Agung Ende mengundang seluruh umat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam perjalanan menuju Muspas IX dengan hati yang terbuka, semangat persaudaraan, dan komitmen untuk membangun Gereja yang semakin mendengarkan, terlibat, dan berjalan bersama dalam kasih Kristus.

“Bawalah kemari kepada-Ku” — sebuah ajakan untuk membawa seluruh pengalaman, harapan, dan pergumulan umat kepada Tuhan dalam perjalanan bersama menuju masa depan Gereja Keuskupan Agung Ende. **