Momen Penancapan Mbitoro di Mioko: Marianus Pesan Warga Kamoro Jangan Jual Tanah
Marianus juga menyinggung persoalan penguasaan tanah oleh pendatang dan pengusaha yang semakin luas, serta ancaman ekspansi perkebunan kelapa sawit di wilayah Kamoro.
Ia menekankan bahwa manfaat sawit hingga kini lebih banyak dirasakan oleh sekelompok masyarakat di sekitar Iwaka dan kelompok dari suku lain, sementara masyarakat Mioko dan Atuka justru menjadi penerima dampak banjir setiap tahun tanpa mendapat perhatian dari perusahaan.
Selain pesan mengenai tanah, Marianus mengingatkan pentingnya pendidikan bagi anak-anak Kamoro sebagai generasi masa depan.
Ia juga berpesan kepada anak muda untuk tidak terlena dengan konsumsi minuman beralkohol yang dapat merusak mental dan masa depan.
Sebagai penutup, Marianus mengajak masyarakat menjaga Mimika sebagai “Rumah Kita” agar kehidupan sosial tetap terjaga secara harmonis. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















