Meki memilih duduk diskusi yang santai dengan alasan dalam Pilkada tidak didukung oleh pengusaha besar dan orang besar tetapi murni didukung orang kecil. Dengan alasan itu membuat dirinya lebih mudah bertemu dan mengeksekusi setiap program kebutuhan rakyat.

Sementara kepada relawan, Meki mengingatkan jangan meminta sesuatu secara orang-perorangan kepada dirinya tetapi melalui satu pintu lewat tim. Sebab sebagai gubernur banyak orang minta ditemui.

Ia memastikan dari sekian banyak permintaan melalui satu pintu pemerintah hanya dapat menjawab maksimal 50 persen untuk masyarakat Timika karena sisanya untuk kabupaten lain. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.