Masyarakat AMOR dan Lima Suku Kekerabatan Rencana Demo di Puspem SP3
“Ini kita mau tanya langsung kepada Bupati, sebenarnya ada apa. Apakah ada tangan-tangan lain yang bermain di belakang layar?” ujar sumber tersebut.
Sementara itu, berdasarkan rekaman video berdurasi tiga menit tujuh belas detik yang diterima redaksi papuaglobalnews.com pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 12.15 WIT, terlihat sejumlah tokoh Amungme dan Kamoro berkumpul di salah satu tempat untuk melakukan konsolidasi terkait rencana aksi demonstrasi tersebut.
Pertemuan itu membahas rencana aksi menyikapi kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Mimika dalam pelantikan pejabat yang dinilai mengabaikan masyarakat Orang Asli Papua (OAP).
Dalam video tersebut, para tokoh juga mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) dari AMOR dan lima suku kekerabatan untuk hadir dalam aksi demonstrasi dengan mengenakan pakaian Korpri. Mereka juga mengingatkan agar masyarakat OAP yang hadir tetap kompak dan tidak saling menjatuhkan alias Yudas dalam memperjuangkan aspirasi serta hak-hak masyarakat pribumi sebagai pemilik negeri ini. Selain itu diingatkan selama aksi dilarang mengonsumsi miras dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Poin lainnya membuat surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















