Masyarakat Agimuga Minta Penyaluran Bibit Ternak Babi Dilakukan Merata
Timika, papuaglobalnews.com – Masyarakat delapan kampung di wilayah Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika, meminta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) agar penyaluran bantuan bibit ternak babi dilakukan secara merata hingga ke kampung-kampung.
Permintaan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) distrik.
Kepala Distrik Agimuga, Arianus Katagame, mengatakan selama ini bantuan ternak babi belum pernah dirasakan oleh masyarakat di wilayahnya.
“Dalam Musrenbang Distrik, masyarakat mengusulkan agar bantuan ternak babi bisa sampai ke Agimuga, karena selama ini mereka belum pernah mendapat bantuan,” ujarnya kepada papuaglobalnews.com usai pembukaan Musrenbang RKPD di Aula Bappeda Mimika, Senin 30 Maret 2026.
Menurut Arianus, masyarakat menilai penyaluran bantuan selama ini lebih banyak berputar di wilayah perkotaan, sementara masyarakat di kampung-kampung, khususnya Agimuga, belum tersentuh.
Ia menegaskan, masyarakat menginginkan adanya pemerataan tanpa membedakan antara warga di kota dan di kampung, karena semuanya merupakan masyarakat Mimika yang berhak mendapatkan perhatian yang sama.
“Saya berharap ke depan ada pemerataan distribusi bantuan ternak, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pinggiran,” katanya.
Arianus juga mengaitkan hal ini dengan implementasi sila kelima Pancasila tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia menilai prinsip tersebut harus diwujudkan secara nyata, bukan sekadar slogan.
Ia menambahkan, jika wilayah seperti Agimuga saja belum mendapat perhatian, maka masyarakat di daerah pegunungan kemungkinan besar juga mengalami hal yang sama, padahal bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat asli Papua.
“Semua dari delapan kampung mengusulkan bantuan ternak ini,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam pembukaan Forum RKPD, Bupati Mimika Johannes Rettob juga menyoroti penyaluran bantuan ternak oleh Disnakkeswan. Ia menekankan agar bantuan diberikan secara tepat sasaran dan tidak hanya kepada kelompok atau individu yang sama.
Hal ini, menurutnya, penting agar bantuan dapat tersebar secara merata dan tidak dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. **




































