Timika,papuaglobalnews.com – Aksi pengrusakan pagar dan dugaan upaya paksa penyerobotan lahan milik Keuskupan Timika berlokasi di Jalan Hasanuddin menuai reaksi keras dari berbagai elemen keagamaan di Kabupaten Mimika.

Gelombang protes salah satunya datang dari Pemuda Jemaat Kingmi Mimika yang mengecam keras tindakan tidak terpuji tersebut dan meminta aparat penegak hukum segera bertindak tegas.

Dianu Omaleng, perwakilan intelektual sekaligus tokoh pemuda Kingmi  dalam rilisnya kepada redaksi papuaglobalnews.com pada Sabtu 23 Mei 2026 menyatakan bahwa tindakan perusakan fasilitas keagamaan merupakan perbuatan yang tidak berperikemanusiaan dan berpotensi mencederai kerukunan yang telah lama terjaga di tanah Amungsa.

“Kami dari Pemuda Jemaat Kingmi Mimika mengecam keras terhadap pelaku pembongkaran pagar Keuskupan Timika. Kami berharap pelaku tindakan tidak manusiawi tersebut segera terungkap oleh pihak kepolisian, agar motif di balik pembongkaran pagar ini bisa dibuka secara terang-benderang kepada publik,” tegas Dianu.