Kecam Perusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika, Pemuda Kingmi Desak Polisi Ungkap Motif Pelaku
Dianu mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan ikatan persaudaraan antarumat beragama di Mimika. Mengingat daerah Timika dihuni oleh masyarakat yang heterogen, tindakan provokasi yang menyasar simbol atau aset lembaga keagamaan harus dilawan dengan kedewasaan berpikir seluruh warga.
“Kami berharap seluruh umat di Mimika perlu saling menjaga satu sama lain, terutama pada saat hari-hari besar keagamaan, jangan biarkan aksi sepihak oknum tertentu memecah belah kita,” harap Dianu.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polres Mimika yang telah menerima laporan resmi dari pihak Keuskupan demi menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Keutuhan hidup berdampingan secara damai, aman, dan sejahtera harus tetap menjadi prioritas utama demi kemajuan Kabupaten Mimika, Papua Tengah. **










