Timika,papuaglobalnews.com – Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menyatakan aparat militer Indonesia telah melakukan serangan drone bom ke markas TPNPB Batalyon Yuguru pada 18 Mei 2026. Dalam serangan tersebut, satu anggota TPNPB atas nama Engenpi Gwijangge, berusia 18 tahun dinyatakan gugur.

Hal ini disampaikan Jubir TPNPB OPM, Sebby Sambom, dalam siaran pers ke III Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB per Jumat, 22 Mei 2026.

Informasi meninggalnya Engenpi Gwijangge, berdasarkan laporan resmi dari TPNPB Kodap III Ndugama-Derakma melalui Komandan Batalyon Yuguru, Mayor Yibet Gwijangge dari medan perang.

Engenpi merupakan prajurit TPNPB Kodap III Ndugama-Derakma dari Batalyon Yuguru yang aktif terlibat dalam berbagai operasi di wilayah Nduga.

Dalam keterangan pers tersebut disebutkan bahwa Engenpi Gwijangge merupakan anak kandung dari Komandan Batalyon Yuguru, Mayor Yibet Gwijangge. Sejak kecil ia disebut tumbuh bersama pasukan TPNPB dan pada tahun 2018 secara resmi bergabung sebagai anggota pasukan TPNPB.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.