DAD Mimika Apresiasi Kinerja Kepolisian Mimika yang Berhasil Ungkap Beragam Kasus dalam Waktu Singkat
Timika,papuaglobalnews.com – Vinsent Oniyoma, Ketua Dewan Adat Daerah (DAD) Mimika menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Mimika beserta jajarannya atas keberhasilan dalam mengamankan dua oknum pelaku pengedar narkotika berinisial MD alias G dan IK alias I di Jalan Busiri Ujung, Timika dan beberapa kejahatan lainnya seperti begal, pencurian sepeda motor dengan kekerasan dalam waktu singkat setelah menerima laporan dari masyarakat belakangan ini. Kasus-kasus yang terjadi selama ini justru sangat meresahkan masayarakat.
“Penangkapan dua oknum pelaku kejahatan yang berlangsung cepat pada hari Senin, 27 Juli 2026 dini hari di sebuah penginapan di Jalan Busiri Ujung, Timika. Salah satu pelaku merupakan DPO,” tulis Vinsent dalam rilisnya kepada redaksi papuaglobalnews.com, Selasa 28 Juli 2026.
Dalam operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika AKBP Alredo A. Rumbiak bersama Kasat Narkoba Iptu Y. Rante Limbong.
“Kami Dewan Adat Mimika menilai langkah cepat polisi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika sangat patut didukung dan di apresiasi,” katanya.
Menurutnya, sinergi adat dan polisi menjadi langka strategi untuk menjaga keamanan, memelihara ketertiban masyarakat. Setiap keputusan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan apapun bentuknya DAD Mimika memberikan dukungan penuh.
“Kami Dewan Adat Mimika berharap penegakan hukum terhadap peredaran gelap narkoba di Timika terus dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk aksi begal dan pencurian,” katanya.
Menurutnya, DAD Mimika sebagai lembaga representasi masayarakat adat Papua yang sekaligus mitra strategis dari pemerintah daerah serta Kepolisian Mimika akan terus mengawal dan bersinergi dengan semua institusi untuk membangun tanah Mimika dan menangkal isu-isu kriminalitas, narkoba dan kejahatan sosial lainnya yang mengancam masa depan generasi dan masyarakat.
Meskipun demikian, Vinsent bertanya selama ini begitu banyak menangkap para pelaku pengedar tetapi belum memberikan efek jerah. Ini dibuktikan masih banyak yang bermain dalam bisnis haram itu.
Ia mendorong aparat penegak hukum tidak hanya menebang pemain kecil tetapi harus berani juga membongkar bos besar. Sebab selama bandar narkotika masih berkeliaran bebas kapanpun pemberantasan narkoba tidak bakal putus.
Selain itu, Vinsent juga mengajak semua pihak tanpa membedakan latar belakang melindungi diri sendiri dari mengkonsusmi barang haram tersebut, serta melaporkan setiap informasi secara dini kepada aparat penegak hukum jika mengetahui atau melihat hal-hal yang mencurigakan, baik itu pelaku yang diduga pengedar narkotika maupun begal dan lainnya.
Selain itu, ia berharap setiap pelaku yang terbukti terlibat harus diberikan tindakan tegas dan menetapkan pasal yang berat sebagai bentuk efek jerah. **













