Timika,papuaglobalnews.com –  Tepat 1 Agustus 2026 malam tanah kawasan Kwamki Narama kembali dibasahi oleh darah. Darah itu mengalir dari seorang warga dari Kelompok Dang yang diketahui berinisial IW. Korban tewas diduga dipanah oleh Kelompok Newegalen. Kematian IW ini menambah daftar korban konflik di wilayah tersebut. Foto jenazah dengan anak panah di tubuh viral di sejumlah grup media sosial whatsapp.

Berdasarkan informasi yang diterima, kasus ini diduga berawal dari korban dalam kondisi mabuk setelah konsumsi minuman alkohol  lari menuju kubu Newegalen. Melihat hal itu, kelompok Newegalen langsung melepaskan tembakan anak panah mengenai disekujur tubuhnya hingga menghembuskan nafas di tempat.

Atas situasi ini, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (LEMASA) Sem Sondegau dalam grup Informasi Umum Seputar Kabupaten Mimika Papua Tengah mengajak semua pihak untuk selalu berhati-hati dan antisipasi menjaga situasi.