Timika,papuaglobalnews.com – Dalam rangka mendukung Program Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menggandeng sejumlah fasilitas kesehatan (Faskes) untuk memberikan pelayanan KB gratis kepada masyarakat. Pelayanan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026.

Kepala DP3AP2KB Mimika, Johana Anatje Belandina Arwam, S.Pd, menjelaskan bahwa pada Tahun Anggaran 2026 melalui Bidang KB, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, pihaknya menyediakan pelayanan KB gratis bagi ibu-ibu yang berminat melakukan pemasangan maupun pencabutan alat kontrasepsi Implant dan IUD serta Metode Operasi Wania (MOW).

Ia juga mengajak para suami untuk turut mendukung program tersebut.

“Kalau bapak-bapak sayang ibu (istri), silakan mengikuti program ini. Dengan mengikuti program KB, ibu sehat dan keluarga bahagia,” ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis malam 25 Juni 2026.

Johana mengungkapkan karena keterbatasan anggaran, pelayanan KB gratis tahun ini belum dapat menjangkau masyarakat di wilayah pesisir maupun pegunungan.

“Jumlah alat kontrasepsi yang tersedia terbatas, sehingga kami lebih fokus pada pelayanan di wilayah kota,” katanya.

Menurutnya, program KB gratis ini tidak hanya diperuntukkan bagi perempuan, tetapi juga terbuka bagi kaum laki-laki.

“Kalau bapak-bapak yang sayang istri-istri, bisa ikut KB,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang KB, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DP3AP2KB Mimika, Supiah Narawena, S.Tr.Keb., menjelaskan, kegiatan tersebut sebenarnya telah berjalan sejak April 2026 dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang diperingati pada Kamis, 25 Juni 2026.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026. Pelayanan KB gratis telah dimulai sejak 23 Juni dan akan berlangsung hingga 8 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya, DP3AP2KB Mimika bekerja sama dengan sejumlah fasilitas kesehatan, yakni RSUD Mimika, BLUD Puskesmas Timika, BLUD Puskesmas Timika Jaya SP2, BLUD Puskesmas Karang Senang di Jileale SP3, BLUD Puskesmas Wania, BLUD Puskesmas Pasar Sentral, BLUD Puskesmas Mapurujaya, serta RS Bhayangkara Polres Mimika.

Jam pelayanan dimulai pada pagi hari hingga pukul 10.00–11.00 WIT. Setiap peserta atau akseptor diwajibkan membawa Kartu Keluarga (KK) untuk diinput ke dalam aplikasi SIGA Mobile sebagai bahan laporan dan pendataan.

Melalui pencatatan tersebut, pemerintah dapat memantau jumlah peserta yang telah maupun belum menggunakan alat kontrasepsi.

Supiah menjelaskan, alat kontrasepsi (Alkon) yang disiapkan berjumlah lebih dari 300 unit dan telah didistribusikan ke sejumlah fasilitas kesehatan sejak April 2026. Sementara stok yang masih tersedia saat ini sebanyak 100 Alkon yang diperuntukkan khusus bagi pelayanan HARGANAS.

Adapun jenis pelayanan KB gratis yang diberikan meliputi Implant, IUD, dan Metode Operasi Wanita (MOW). Implant dipasang pada lengan dengan masa efektif selama tiga tahun, sedangkan IUD dipasang di dalam rahim dengan masa penggunaan hingga lima tahun. Sementara MOW dilakukan melalui tindakan sterilisasi.