Stok Pangan Beras di DKP Mimika Tersisa Sekitar Tujuh Ton
Timika,papuaglobalnews.com – Hingga akhir Februari 2026, stok beras cadangan untuk penanganan kerawanan pangan di Kabupaten Mimika yang tersimpan di gudang Dinas Ketahanan Pangan (DKP) tersisa sekitar 6-7 ton.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Yulius Koga, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa persediaan tersebut merupakan sisa pengadaan tahun anggaran 2025.
“Sebelumnya ada sekitar 10 ton beras. Namun, sekitar dua ton telah disalurkan kepada masyarakat Kamoro di Kapiraya yang mengalami konflik sosial,” ujar Koga saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 24 Februari 2026.
Ia menegaskan, sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, ketersediaan cadangan pangan untuk masyarakat yang mengalami kerawanan harus tetap terjaga. Sewaktu-waktu, jika ada perintah pimpinan atau permintaan masyarakat akibat kondisi darurat, pihaknya harus siap menyalurkan bantuan.
Koga mengakui, saat ini stok yang tersedia hanya beras. Sementara komoditas lain seperti minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih sudah habis.
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















