Ia juga menyampaikan apresiasi karena kegiatan tersebut bukan kali pertama dilakukan, melainkan telah menjadi tradisi yang berlangsung selama bertahun-tahun.

“Mereka tidak hanya melakukannya tahun ini saja, tetapi sudah berlangsung bertahun-tahun. Ini sudah menjadi tradisi dan sangat luar biasa. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan warga kampung,” ungkapnya.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, para aparat pemerintah kampung turut melebur bersama masyarakat dengan diiringi lagu-lagu khas daerah Mimika dari Suku Kamoro.

Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian sumbangan kepada masyarakat Suku Kamoro sebagai bentuk kepedulian sosial, sekaligus upaya menjaga persatuan dan persaudaraan yang harmonis di Kampung Nawaripi. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.