Momen Peringatan Sumpah Pemuda ke 98 Tahun, DTPHP Mimika Laksanakan Pembinaan Kelompok Tani di Distrik Mimika Barat
Ia juga melaporkan Distrik Mimika Barat terdiri dari tujuh kampung. Enam kampung ada di ibu kota distrik dan satu Kampung Aparuka letaknya di luar distrik yang masyarakatnya sering menanam pisang.
Ia menyebutkan salah satu faktor utama penghambat masyarakat enam kampung gagal berkebun karena terjadinya air pasang yang menyulitkan tanaman tumbuh.
Ia berharap melalui kegiatan ini para petani dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai cara bercocok tanaman yang baik, pemanfaatan lahan yang tersedia, peroleh hasil pertanian serta pengembangan usaha tani yang berkelanjutan sesuai dengan kondisi dan potensi di Distrik Mimika Barat.
Ia juga mengingatkan seluruh kelompok tani yang ikut sosialisasi pembinaan tani, agar membangun kerja sama dengan pemerintah kampung, tenaga penyuluhan pertanian, serta instansi terkait.
Bahkan, ia menekankan kelompok tani dibentuk tidak hanya melengkapi secara administratif, tetapi benar-benar aktif dalam melaksanakan kegiatan pertanian dan mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi masyarakat di kampung masing-masing.
Sementara Abdul Haris Sudharmono, Plt. Kepala DTPHP Mimika dalam sambutan menyampaikan terlaksana agenda ini karena berkat adanya koordinasi baik dengan pemerintah distrik sehingga Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika bisa datang membawa program untuk kemajuan pertanian yang ada di Distrik Mimika Barat di Kokonao ini.
“Mari kita sama-sama mengikuti kegiatan ini dengan saksama, dengan serius agar nanti yang disampaikan oleh narasumber boleh kita terapkan di dalam kegiatan kita sehari-hari selaku petani,” ajaknya.
Kepada masyarakat Mimika Barat, Haris menungkapkan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan melalui Bidang Penyuluhan dan Sarana Prasarana datang membawa program pembinaan kepada petani dengan harapan boleh menyimak dengan baik sebagai bekal di dalam melaksanakan kegiatan pertanian.
“Jadi, bukan cuma hanya kita bagaimana bisa bertani, tapi bagaimana kelompok tani ini bisa dikembangkan dengan baik. Bisa bertanam dengan baik, bisa membuat administrasi kelompok yang baik dan perlembagaan dan juga sampai ke tahap pemasaran nantinya,” harapnya.
Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah Distrik Mimika Barat karena sudah difasilitas mengumpulkan masyarakat hadir dalam kegiatan ini. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.











