Momen Peringatan Sumpah Pemuda ke 98 Tahun, DTPHP Mimika Laksanakan Pembinaan Kelompok Tani di Distrik Mimika Barat
Kokonao,papuaglobalnews.com – Bertepatan momen semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 98 tahun pada Rabu 28 Oktober 2026, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Mimika Papua Tengah melaksanakan Kegiatan Pembinaan Kelompok Tani di Distrik Mimika Barat.
Program ini berkaitan dengan pendampingan detasering dan sekolah lapang untuk masyarakat Kokonao dalam Mewujudkan Kelompok Tani yang Mandiri, Produktif dan Berkelanjutan.
Acara yang dipusatkan di Kantor Distrik dihadiri 150 perwakilan masyarakat dari Kampung Atapo, Kiura, Mimika, Migiwia, Kokonao, Apori dan Aparuka serta undangan lainnya dimulai pukul 09.00 WIT. Sebelum kegiatan dimulai staf distrik membacakan nama-nama warga satu persatu di depan teras sesuai data yang terdaftar. Setiap peserta dibagikan baju kaos kuning lengan panjang untuk dipakai yang bertuliskan “Kegiatan Pembinaan Kelompok Tani Distrik Mimika Barat Tahun 2026”.
Antusias masyarakat perwakilan tujuh kampung terlihat sangat tinggi. Semangat ini sejalan dengan tema Sumpah Pemuda “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Pada kesempatan itu, Plt. Kepala DTPHP Mimika, Abdul Haris Sudharmono menyerahkan secara simbolis pupuk kompos premium trubus padat ukuran 10-15 kilogram, cair, bibit sayur-sayuran kepada Kepala Distrik Mimika Barat, Christian P. Warinussy didampingi Bernard Dominggus Ansaka, Kepala Bidang Penyuluhan Sarana dan Prasarana dan Asrudin, Amd, Kasie Penyuluhan Bidang PSP Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan Papua Tengah.
Hadir pada pembukaan Briptu Lambertus Fara Hinsama, anggota Polsek Kokonao, Babinsa Koramil 1710/01 Kokonao, Sertu Novin Beteyob dan para kepala kampung serta pejabat eselon III dan IV DTPHP dan Distrik Mimika Barat.
Christian P. Warinussy, Kepala Distrik Mimika Barat menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pembinaan kelompok tani.
Christian menegaskan kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan para petani dalam mengelola usaha pertanian.
“Dalam mengelola usaha pertanian, kelompok tani merupakan salah satu wadah bagi masyarakat untuk bekerja sama, saling berbagi pengalaman, dan mengembangkan usaha pertanian demi meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” jelas Christian.
Kepada masyarakat, ia mengharapkan dapat mengikuti kegiatan pembinaan kelompok tani dengan sungguh-sungguh hingga mengerti baik supaya nanti dapat diterapkan dan dilaksanakan di kampung masing-masing. Namun, ia mengakui masyarakat tani yang diundang mengikuti sosialisasi terkait dengan cara penanaman tumbuh-tumbuhan hortikultura dibatasi.
Ia juga melaporkan Distrik Mimika Barat terdiri dari tujuh kampung. Enam kampung ada di ibu kota distrik dan satu Kampung Aparuka letaknya di luar distrik yang masyarakatnya sering menanam pisang.
Ia menyebutkan salah satu faktor utama penghambat masyarakat enam kampung gagal berkebun karena terjadinya air pasang yang menyulitkan tanaman tumbuh.
Ia berharap melalui kegiatan ini para petani dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai cara bercocok tanaman yang baik, pemanfaatan lahan yang tersedia, peroleh hasil pertanian serta pengembangan usaha tani yang berkelanjutan sesuai dengan kondisi dan potensi di Distrik Mimika Barat.
Ia juga mengingatkan seluruh kelompok tani yang ikut sosialisasi pembinaan tani, agar membangun kerja sama dengan pemerintah kampung, tenaga penyuluhan pertanian, serta instansi terkait.
Bahkan, ia menekankan kelompok tani dibentuk tidak hanya melengkapi secara administratif, tetapi benar-benar aktif dalam melaksanakan kegiatan pertanian dan mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi masyarakat di kampung masing-masing.
Sementara Abdul Haris Sudharmono, Plt. Kepala DTPHP Mimika dalam sambutan menyampaikan terlaksana agenda ini karena berkat adanya koordinasi baik dengan pemerintah distrik sehingga Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika bisa datang membawa program untuk kemajuan pertanian yang ada di Distrik Mimika Barat di Kokonao ini.
“Mari kita sama-sama mengikuti kegiatan ini dengan saksama, dengan serius agar nanti yang disampaikan oleh narasumber boleh kita terapkan di dalam kegiatan kita sehari-hari selaku petani,” ajaknya.
Kepada masyarakat Mimika Barat, Haris menungkapkan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan melalui Bidang Penyuluhan dan Sarana Prasarana datang membawa program pembinaan kepada petani dengan harapan boleh menyimak dengan baik sebagai bekal di dalam melaksanakan kegiatan pertanian.
“Jadi, bukan cuma hanya kita bagaimana bisa bertani, tapi bagaimana kelompok tani ini bisa dikembangkan dengan baik. Bisa bertanam dengan baik, bisa membuat administrasi kelompok yang baik dan perlembagaan dan juga sampai ke tahap pemasaran nantinya,” harapnya.
Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah Distrik Mimika Barat karena sudah difasilitas mengumpulkan masyarakat hadir dalam kegiatan ini. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.











