Menuju Kawasan Kota Mandiri, PUPR Mimika Adakan Seminar Pendahuluan Perencanaan Kota Potowaiburu
Bupati mengkhawatirkan jika dibiarkan tanpa perencanaan matang berpotensi pertumbuhan penduduk berisiko menciptakan kawasan permukiman tidak teratur yang sulit diperbaiki di masa depan.
Ia berharap pembangunan kawasan perkotaan di wilayah pesisir Potowaiburu memerlukan pendekatan teknis yang adaptif terhadap karakteristik lahan basah dan kondisi pasang surut air laut.
Perencanaan selain memperhatikan aspek estetika kawasan, tetapi paling penting tersedianya sistem drainase yang memadai serta infrastruktur dasar yang tangguh sesuai kondisi wilayah setempat.
Menurutnya, penyusunan perencanaan Kota Potowaiburu menjadi langkah preventif sekaligus akseleratif dalam mewujudkan kawasan perkotaan distrik yang mandiri, tertata, dan berkelanjutan.
Melalui seminar ini diharapkan menghasilkan dokumen perencanaan yang menjadi pedoman bagi Pemerintah Kabupaten Mimika dalam menentukan arah kebijakan pembangunan dan pengalokasian anggaran secara bertahap dalam jangka panjang.
Potowaiburu dipersiapkan tidak hanya menjadi pusat administrasi, melainkan bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang tertata, layak huni, dan berdaya saing di wilayah pesisir Mimika. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.












