Membangun Demokrasi dari Kampung, Bupati John : Masyarakat Pelaku Utama Wujudkan Demokrasi Berkualitas
“Melalui forum diskusi seperti ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kehidupan demokrasi, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta membangun sikap saling menghargai di tengah keberagaman yang kita miliki. Nilai-nilai tersebut merupakan modal utama dalam menciptakan masyarakat yang damai, harmonis, dan demokratis,” katanya.
Menurutnya, Kabupaten Mimika merupakan daerah yang dianugerahi keberagaman suku, budaya, bahasa, agama, serta kekayaan sumber daya alam yang luar biasa.
Keberagaman tersebut bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan besar yang harus terus dirawat dan dijadikan landasan dalam membangun daerah yang maju, aman, sejahtera, dan bermartabat.
Ia juga menegaskan perbedaan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, bukan menjadi alasan untuk terpecah belah.
“Oleh karena itu, marilah kita terus menjaga semangat persatuan, menghormati setiap perbedaan, serta membangun budaya politik yang sehat, santun, dewasa, dan bertanggung jawab demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Mimika yang kita cintai bersama,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, aparatur pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini telah menunjukkan komitmen dan memberikan dukungan dalam menjaga persatuan, keamanan, serta mendukung pembangunan daerah.
Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kehidupan demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berkeadaban.
“Melalui forum ini diharapkan kehidupan demokrasi di Kabupaten Mimika semakin kuat, dimulai dari kampung dan kelurahan sebagai pondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tutupnya. **



