Timika,papuaglobalnews.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika, Yulius Koga, mendorong masyarakat untuk membiasakan mengonsumsi pangan lokal seperti patatas, keladi, pisang, sagu, dan ubi.

Ajakan tersebut disampaikan Yulius kepada masyarakat Kampung Limau Asri Barat, Distrik Iwaka, saat kegiatan Operasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bekerja sama dengan para distributor di Balai Kampung Limau Asri Barat, Kamis 5 Maret 2026.

Yulius berharap setiap keluarga dapat meluangkan setidaknya satu hari dalam seminggu untuk memasak pangan lokal.

Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi pangan lokal dapat menjadi cara untuk melatih anak-anak yang lahir dan besar di Timika, Papua, agar mencintai pangan lokal tanpa harus sepenuhnya bergantung pada beras atau nasi.

Ia juga mengingatkan bahwa saat ini harga beras semakin mahal. Dengan mengonsumsi pangan lokal, masyarakat sekaligus membantu meningkatkan perekonomian para petani lokal, terutama mama-mama Papua.

Yulius menegaskan pangan lokal juga memiliki nilai gizi yang tinggi apabila diolah dengan baik.

Selain mengedukasi masyarakat agar mencintai pangan lokal, Yulius juga mengingatkan pentingnya memasak secara hemat dan tidak berlebihan.

“Kalau anggota keluarga hanya dua atau tiga orang, masaklah secukupnya untuk dua kali makan. Jangan memasak terlalu banyak sehingga tidak habis, basi, lalu dibuang,” pesannya. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.