Timika,papuaglobalnews.com – Tim Futsal Putra Lembata Fc dan Tim Putri Bola Voli Gajah Mada-Manggarai menjadi jawara Flobamora Cup III tahun 2025.

Tim Futsal Putra Lembata Fc keluar sebagai juara satu setelah menggunguli 2-1 dengan Tim Kota Komba dalam laga final yang berlangsung seru di Lapangan Futsal Outdoor GOR SP5 pada Minggu 2 November 2025.

Lembata Fc merupakan jawara bertahan pada Flobamora Cup II tahun 2024. Atas torehan prestasi ini tim besutan Eman Kobun berhak mendapat piala dan uang pembinaan.

Piala tetap diserahkan oleh Hironimus Kia Ruma, mantan Sekretaris Umum Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Mimika dan piala utama diserahkan oleh Marthen LL Moru, mantan Ketua IKF Mimika. Piala utama yang sebelumnya piala bergilir kini sudah menjadi milik tetap Lembata Fc.

Sementara piala juara I tim putri bola voli Gajah Mada diserahkan oleh Gabriel  Zezo, Ketua IKF Mimika. Piala runner up futsal Kota Komba diserahkan oleh Charles Sareng, Sekum IKF dan piala runner up bola voli putri Dozer-Ngada diserahkan oleh Ridwan Sina, penasehat IKF.

Sementara juara III voli putri diraih oleh Tim Nagekeo dengan hadiahnya diserahkan oleh Laurens Thadeus, Ketua Sektor Wuamesu.

Juara III futsal diraih oleh  Liang Bua-Manggarai dengan hadiahnya diserahkan oleh Maricus Eo, Ketua Sektor Nagekeo.

Selain pemberian hadiah untuk tim juara I, II dan III panitia juga menyediakan piala bagi pemain terbaik. Dalam pertandingan ini Ronald pemain dengan nomor punggung 7 dari Tim Flores-Manggarai ditetapkan sebagai pemain terbaik. Ia berhak menerima hadiah yang diserahkan oleh Yohanes Asan, Ketua Sektor Lembata.

Tops skor diraih oleh Roy, pemain nomor punggung 10 dari tim Kota Komba-Manggarai yang mengoleksi 14 gol. Ia berhak mendapat piala yang diserahkan oleh Stefanus Ritan, Ketua Sektor  Lamaholot.

Sedangkan supporter terbaik diraih oleh Lembata dan mendapatkan hadiah diserahkan oleh Anton Lado, Ketua Sektor Ngada.

Pantauan media ini, laga final futsal antara Lembata Fc versus Kota Komba  berlangsung sengit. Masing-masing tim sejak menit-menit awal langsung membangun serangan dengan pola umpan bola-bola pendek.

Beberapa pemain depan kedua tim terus melakukan serangan dan tekanan namun masih bisa dihalau oleh masing-masing kiper. Bahkan beberapa kali bola yang ditendang melebar ke kiri atau kanan gawang.

Namun setelah bermain dengan saling menekan, pemain Lembata atas nama Sius berhasil merobek jaring gawang Kota Komba. Pemain nomor punggung 2 ini yang sudah berdiri di samping kanan tiang gawang langsung menyontek masuk bola tanpa hambatan, setelah menerima umpan dari rekannya yang berada di area depan gawang.

Atas gol tersebut kedudukan berubah menjadi 1-0. Suasana  sebelumnya penuh tegang berubah disambut tepuk tangan dan sorak-sorai meriah. Dengan ketertinggalan satu angka tempo permainan menjadi lebih cepat.

Tim Kota Komba yang merasa tertinggal satu angka rupanya tidak ingin berlama-lama. Langsung membangun serangan balasan dan berhasil. Hanya berselang beberapa menit pemain nomor punggung 7 atas nama Ronald berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Suasana permainan makin seru dan penuh tekanan. Masing-masing supporter kedua tim terus memberikan semangat. Kedudukan 1-1 tetap bertahan hingga babak pertama usai. Setelah istirahat, kedua tim kembali lanjut 15 menit di babak kedua.

Di babak kedua, tempo permainan kedua tim tetap stabil. Sama-sama menekan, menyerang dan sesekali melepaskan tendangan keras jarak jauh. Namun, usaha itu selain melebar ke kiri, kanan dan keatas juga masih mampu dihalau oleh kiper.

Meskipun bermain dalam situasi sama-sama imbang 1-1, kedua tim tetap ngotot menampilkan permainan penuh taktik dan menghibur.

Pemain Kota Komba sempat terjatuh karena dihadang oleh pemain Lembata Fc. Bangun dan kembali melanjutkan serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Namun rupanya dewi fortuna masih berpihak pada Lembata Fc. Pemain nomor punggung 2 kembali berhasil memasukan bola di gawang Kota Komba melalui sebuah tendangan keras dari area depan gawang. Kiper terkecoh terhalangan pemain. Gol bertambah membuat kedudukan berubah menjadi 2-1. Pendukung dan penontong menyambut dengan suka cita.

Di menit-menit terkahir tim Kota Komba terus bangkit menekan. Tetapi perjuangan yang dilakukan belum berhasil mengubah kedudukan.

Keunggulan 2-1 Lembata Fc bertahan hingga wasit meniupkan pluit berakhirnya babak kedua. Pertandingan berakhir. Semua pemain meninggalkan lapangan dan saling bersalaman. Tim Lembata Fc dan pendukungnya langsung bergoyang ria merayakan kemenangan dengan suka cita.

Pada momen ini sebelum laga final, Marthen LL Moru, menyerahkan secara simbolis aset IKF kepada Gabriel Zezo, Ketua IKF didampingi  Paulus Weti disaksikan seluruh ketua sektor, penasehat, sesepuh dan masyarakat IKF.

Marthen LL Moru pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh warga Flobamora yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama dirinya memimpin lima tahun.

Selain menyampaikan terima kasih, Marthen juga menyampaikan permohonan maaf jika selama lima tahun menahkodai IKF ada tutur kata, tindakan yang dilakukan baik sengaja maupun tidak sengaja telah melukai hati dan perasaan masyarakat.

Sementara Gabriel Zezo  mengajak masyarakat Flobamora Mimika terus bersatu dan tetap kompak dalam membangun kebersamaan dalam wadah IKF. **