Timika,papuaglobalnews.com – Jemaat Gereja Baptis West Papua Wilayah Timika menggelar konferensi untuk memilih pimpinan wilayah yang baru untuk periode beberapa tahun ke depan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu 25 Maret 2026 di Gereja Baptis TSM SP III, Kampung Karya Kencana, Distrik Kuala Kencana.

Konferensi ke-IV ini dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu mendatang dengan agenda utama pemilihan pengurus wilayah Timika yang baru.

Kegiatan diawali dengan ibadah bersama yang dihadiri Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Gereja-Gereja Baptis West Papua, Pdt. Natalis Tabuni, STh, STBN, serta Wakil Sekretaris Beny Wenda, SH.

Ketua Panitia Konferensi, Emus Kogoya, menjelaskan setelah ibadah pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan agenda konferensi hingga proses pemilihan pengurus.

“Usai ibadah dan makan siang, sepuluh perwakilan dari enam gereja di wilayah Timika akan melanjutkan pembahasan agenda konferensi,” jelasnya.

Emus mengajak seluruh Jemaat Gereja Baptis West Papua di Timika untuk berpartisipasi aktif menyukseskan konferensi tersebut.

“Sebagai warga gereja, kehadiran kita sudah menjadi dukungan besar. Mari semua jemaat dari enam gereja di Timika bersama-sama menyukseskan kegiatan ini hingga terpilihnya pengurus wilayah yang baru,” ujarnya.

Ia juga mengundang Persekutuan Gereja Baptis di Tanah Papua untuk turut ambil bagian dalam agenda tersebut sebagai langkah bersama menyongsong masa depan pelayanan yang lebih baik.

Dalam pelaksanaan konferensi ini, panitia berhasil menghimpun dana Rp90 juta yang berasal dari kontribusi enam gereja di wilayah Timika.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Mimika, Paulus Yanengga, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan pentingnya hubungan harmonis antara gereja dan pemerintah daerah.

Menurutnya, sejak awal pemerintah hadir sebagai mitra strategis dalam pembangunan, di mana pemerintah berperan dalam pembangunan fisik, sementara gereja fokus pada pelayanan dan pengembangan iman umat.

“Tugas hamba Tuhan adalah membesarkan pelayanan dan membawa umat dari kegelapan menuju terang,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan DPRK Mimika, Mateus Yanengga, menekankan pentingnya sinergi antara pengurus wilayah yang baru dengan pemerintah dan DPRK.

Ia berharap pengurus terpilih mampu memperluas pelayanan dengan menjangkau jemaat baru serta tetap menjaga hubungan baik dengan pemerintah.

“Saya berharap pengurus baru dapat menebarkan sayap pelayanan, mencari dan menemukan jemaat baru untuk masuk dalam terang kasih Kristus,” katanya.

Harapan serupa juga disampaikan perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Pdt. Yance Numberi, yang meminta agar pengurus baru membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah dan Kementerian Agama.

Sementara itu, Wakil Ketua BPP Gereja-Gereja Baptis West Papua, Pdt. Natalis Tabuni, mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan dan pelayanan.

Ia berharap yayasan tersebut juga dapat hadir di Timika guna mendukung pelayanan gereja di wilayah tersebut.

“Saya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan DPRK untuk memperkenalkan yayasan ini. Harapannya bisa diterima dan mendukung pelayanan di Timika,” ungkapnya.

Ia menegaskan fokus utama yayasan tersebut adalah pelayanan, termasuk menjangkau umat yang belum mengenal terang dan membawa mereka ke dalam kasih Kristus. **