Ia juga menyebutkan untuk saat ini kecepatan angin rata-rata 4-8 knot perkilometer perjam berasal dari arah Timur dan Selatan.

“Selama titik sumber asap masih ada maka kecepatan angin tidak mempengaruhi apa-apa,” katanya.

Mengenai Air Quality Index (AQI), Tesla mengungkapkan untuk BMKG Mimika sendiri sejauh ini tidak pernah menjalankan pengukuran secara langsung tetapi hanya bertugas merilis prediksi keadaan cuaca, kecepatan angin dan tinggi gelombang. Karena belum miliki Air Quality Monitor (Monitor Kualitas Udara) atau Air Quality Meter (Alat Ukur Kualitas Udara). Tetapi untuk di daerah lain yang memiliki alat dapat melaksanakan mengukur kualitas udara.

Meski demikian, kata Tesla berdasarkan pemodelan atau pemantauan BMKG kondisi udara di Timika saat ini memang masuk kategori tidak sehat. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.