Timika,papuaglobalnews.com – Akibat bencana kabut asap yang melanda Kabupaten Mimika dan sekitarnya berpengaruh pada menurunnya jarak pandang. Hingga Rabu pagi 14 Oktober 2026 jangkauan pengelihatan mencapai satu sampai dua kilometer. Kondisi ini terpantau karena masih minimnya curah hujan di Timika dibawah 50 milimeter.

Demikian disampaikan Tesla Dzikiro, Forecaster (prakirawan cuaca) Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Mimika, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kepada papuaglobalnews.com usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor penanganan kekeringan dan kabut asap yang diselenggarakan BPBD Mimika di ruang rapat BPBD Mimika di SP3, Rabu 14 Oktober 2026.

Tesla mengungkapkan berdasarkan pemantauan BMKG kabut asap ini akan masih terjadi menyelimuti wilayah Mimika dan sekitarnya hingga beberapa waktu mendatang. Sebab hotspot objek kabut asap ini kiriman angin dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kabupaten Merauke Papua Selatan. Dimana puncak curah hujan turun di Merauke diperkirakan hingga Desember 2026.

Menghadapi situasi perubahan cuaca ekstrim ini, Tesla mengingatkan kepada masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG Mimika maupun dari instansi-instasi resmi pemerintah. Kepada masyarakat juga diimbau jangan mudah percaya dengan informasi yang disebarkan oleh sumber yang belum valid.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.