Timika, papuaglobalnews.com – Kekosongan elpiji 12 Kg kembali terjadi di Kota Timika, Kamis 9 April 2026.

Akibatnya, ratusan warga yang selama ini bergantung pada elpiji ukuran 12 Kg terpaksa mengantre panjang di Agen Bosowa yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso.

Pantauan di lapangan, warga mulai mengantre sejak pukul 06.00 WIT. Antrean terlihat mengular di depan lokasi agen, meski pihak penyalur telah mengumumkan bahwa stok elpiji sedang kosong.

Sebagai bentuk pemberitahuan kepada pelanggan, pihak agen memasang spanduk di pintu pagar bertuliskan, “Mohon Maaf Tabung 12 Kg Kosong, Estimasi Tiba 14 April 2026.”

Hingga berita ini ditayangkan, pihak agen Bosowa belum berhasil dikonfirmasi terkait penyebab kekosongan tersebut.

Meski stok kosong, harga elpiji 12 Kg di pasaran dilaporkan masih berada di kisaran normal, yakni Rp350.000 per tabung.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan kondisi ini. Menurutnya, kelangkaan elpiji 12 Kg cukup menyulitkan masyarakat yang selama ini telah terbiasa menggunakan gas untuk kebutuhan rumah tangga.

“Memang masih bisa pakai minyak tanah sebagai alternatif, tapi tetap saja tidak praktis. Kami berharap pasokan elpiji dari Makassar bisa segera masuk agar kebutuhan masyarakat kembali terpenuhi,” ujarnya. **