Herlina mengungkapan, konsep TENA ini sejalan dengan program yang selama ini dijalankan oleh DKP memberikan pelatihan dan perlombaan cipta menu pangan lokal kepada kelompok binaan. Pada tahun 2025 lalu, peserta yang keluar sebagai juara I perwakilan kelompok binaan ibu-ibu dari Distrik Kuala Kencana.

“Pada saat kita sosialisasi kemarin kita pesan snack berbasis pangan lokal dari kelompok ibu-ibu Distrik Kuala Kencana,” katanya.

Pada saat sosialisasi para peserta terdiri dari kelompok binaan, PKK dari Distrik Mimika Baru, Wania dan Kuala Kencana, Dharma Wanita DKP, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekrasnada) dan Diskop UMKM Mimika dibekali dengan materi manajemen keuangan sederhana dan manajemen operasional.

Pada saat sosialisasi juga baru diketahui ada peserta yang sudah menjalankan usahanya selama ini sistem delivery atau pesan antar dengan alasan belum mempunyai tempat dan mahalnya biaya sewa. Hadirnya TENA menjadi salah satu solusi menjawab kebutuhan tempat bagi pelaku UMKM.

Ia menambahkan sesuai rencana awal akan membangun 10 TENA. Namun dalam perjalanan keterbatasan dana dan mengalami hambatan pada lokasi dimana salah satu bangunan rumah dinas DKP belum dibongkar karena masih ditempati mantan pegawai DKP. Dengan alasan itu volumenya dikurangi menjadi tujuh TENA. Dari tujuh itu tahap awal dibangun empat TENA, sementara tiga lainnya diusulkan pada APBD Perubahan namun belum diakomodir.

Ia berharap tiga TENA lainnya dapat diakomodir pada APBD induk 2027 nanti.

Ia menjelaskan empat TENA yang kini lagi dikerjakan dilengkapi WC, gudang dan ruangan administrasi. Selain itu akan dilengkapi dengan tenda atau tempat duduk santai bagi tamu atau pengunjung yang datang menikmati pangan lokal.

Pelaku UMKM yang lolos seleksi menempati TENA tanpa dipungut biaya sewa hanya akan disepakati dikenakan biaya pungut sampah.

Lahirnya ide ini, sebut Herlina berangkat dari tema inovasi daerah Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan “Dari Kebun Kita ke Meja Kita”. Sebagai wujud implementasi program inovasi daerah yang mewajibkan setiap OPD membuat terobosan atau inovasi baru, maka TENA ditetapkan menjadi salah satu inovasi baru dari Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.