Dukung Data Pemetaan Perizinan, DPMPTSP Mimika Bakal Mendata Potensi Pariwisata Wilayah Pesisir
Selain itu, wilayah tersebut merupakan kawasan kampung nelayan, tempat wisatawan dapat menikmati suasana pantai, memancing, maupun melihat matahari terbenam.
Nama “Ipaya” sendiri merupakan gabungan dari tiga kampung bersaudara, yaitu Ipiri, Paripi dan Yaraya.
Di Ipaya juga terdapat ekowisata dan budaya. Wilayah tersebut dikelilingi hutan mangrove dan muara sungai, serta kaya akan budaya Suku Kamoro seperti seni ukir dan tradisi lokal.
Marsel menambahkan, selain di Ipaya, lokasi berikutnya berada di wilayah Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah.
Di wilayah tersebut terdapat wisata bahari dan pesisir pantai pasir putih. Keakwa memiliki garis pantai berpasir putih yang bersih dan indah di sepanjang pesisir Mimika.
Selain itu, terdapat spot berburu senja. Pesisir pantai ini menjadi lokasi favorit wisatawan untuk menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset) pada sore hari.
Selanjutnya, terdapat potensi hasil laut. Perairan sekitar Keakwa kaya akan sumber daya ikan, kepiting dan udang.
Kemudian, terdapat wisata sejarah Perang Dunia II berupa dua buah meriam peninggalan Jepang yang masih terjaga dengan baik.
Selain itu, terdapat wisata budaya Suku Kamoro yang kental dengan nilai-nilai adat, kehidupan sungai, serta seni ukir khas Papua yang telah mendunia. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.









