Dipanah di SP3, Jenazah Jorianus Yolemal Dibakar di Kwamki Narama, 17 Orang Mati Sia-sia
Merespons atas laporan itu, Kapolsek Kuala Kencana beserta personilnya menuju TKP.
“Saat tiba, personel Polsek Kuala Kencana bersama saksi menyisir di sekitar lokasi dan menemukan korban sudah dalam keadaan terpanah dan sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Di lokasi polisi mengamankan barang bukti tujuh anak panah, sebilah parang, 1 buah dompet, 1 buah HP Android, 1 buah KTP berinisial J.Y, 1 plastik berisikan pinang, kaleng bir bintang dan botol aqua yang diduga milik korban.
Hingga saat ini polis masih terus mendalami siapa pelakunya.
Sementara Kapolsek Kwamki Narama Iptu Yusak Sawaki, Minggu 27 September 2026 menjelaskan jenazah korban telah dievakuasi dari kamar jenazah RS Charitas menuju kubu Newegalen untuk menjalani prosesi kremasi.
Ia menyampaikan proses kremasi berjalan aman, tertib, dan terkendali. Setelah prosesi selesai, personel Polsek Kwamki Narama kembali ke markas.
Ia menyebutkan sesuai catatan, dengan meninggalnya Jorianus, menambah daftar panjang korban konflik perselingkuhan di wilayah itu. Kini jumlahnya telah sebanyak 27 korban jiwa mati sia-sia. Jumlah ini terdiri dari 14 korban berasal dari kubu Noap Dang dan 13 korban lainnya dari kubu Newegalen. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















