Pertama, hingga Kamis, 2 Juli 2026, Musda VIII DPD II KNPI Mimika Tahun 2026 belum menghasilkan satu keputusan resmi yang menetapkan Ketua DPD KNPI Kabupaten Mimika terpilih.

Kedua, meminta Ketua Karateker Arden Temorubun bertanggungjawab menyelesaikan seluruh proses Musda hingga menghasilkan keputusan yang menetapkan Ketua KNPI Mimika secara sah.

Ketiga, meminta Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya Bupati Mimika dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika, menjadikan persoalan tersebut sebagai atensi serius demi perkembangan organisasi KNPI di Kabupaten Mimika.

Keempat, menyampaikan kepada Ketua Umum DPP KNPI Haris Pratama dan Ketua DPD KNPI Provinsi Papua Tengah bahwa Musda KNPI Kabupaten Mimika Tahun 2026 belum menghasilkan keputusan final. Musda masih berstatus diskors dan menyatakan KNPI Mimika dibekukan hingga Musda kembali dilanjutkan dan menghasilkan ketua terpilih secara definitif.

Adapun empat bakal calon Ketua DPD II KNPI Kabupaten Mimika yang diusulkan dalam Musda VIII yakni Frans Kemong, Rafael Taorekeyau, Martinus Dogomo, dan Mahmud Tamher.

Sementara itu, Ketua Aliansi Pemuda Amungsa (APA), Elois Kemong, dalam rilis yang diterima papuaglobalnews.com pada Kamis malam mengaku sangat kecewa terhadap sikap Ketua Karateker KNPI Kabupaten Mimika yang dinilai tidak menghargai pimpinan OKP maupun organisasi Cipayung yang telah hadir mengikuti Musda.

“Kita boleh berpendapat masing-masing dalam ruang istimewa untuk menentukan pilihan kami masing-masing. Namun saya melihat dan mengamati selama berjalannya kegiatan ini masih banyak hal yang belum dipersiapkan sehingga terjadi seperti ini,” kata Elois.

Sebagai tokoh muda Amungme, Elois meminta DPD KNPI Provinsi Papua Tengah segera turun tangan mengambil alih jalannya Musda dan memediasi seluruh pihak agar proses pemilihan Ketua KNPI Mimika dapat kembali berjalan sesuai mekanisme organisasi.

Ia juga menjelaskan ini semua terjadi karena hanya untuk menyelamatkan orang kepentingan. Itu masalah utamanya.

“Saya selaku Ketua APA berharap dalam kegiatan Musda ini jangan kita membawa nama Bupati dan Wakil Bupati Mimika,” harapnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, papuaglobalnews.com belum berhasil menghubungi Arden Temorubun selaku Ketua Karateker DPD II KNPI Kabupaten Mimika untuk meminta konfirmasi terkait tudingan tersebut.  **