Timika,papuaglobalnews.com – Mimika satu dari delapan kabupaten di Papua Tengah yang  unik! Berdasarkan data Mimika Dalam Angka, Memika memiliki luas wilayah 21 ribu kilometer persegi. Sementara berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Tengah, Mimika dengan luas 18 ribu kilometer persegi dengan jumlah penduduk terbanyak.

Demikian dipaparkan Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika dalam Rapat Kesehatan Daerah (Rakesda) II di salah satu hotel di Timika, Senin 10 November 2025.

Rakesda II ini dengan tema ‘Aksi Bersama Untuk Papua Sehat, Strategi, Efektif Peningkatan Kesehatan’ dengan peserta para direktur rumah sakit dan kepala dinas se Papua Tengah.

Reynold menjelaskan Kabupaten Mimika yang pemekarannya bersama dengan Kabupaten Puncak Jaya dan Papua Barat tahun 1996 dengan Undang-Undang nomor 45 kini sudah berusia 29 tahun. Mimika saat ini dengan kesiapan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan terbanyak di Papua Tengah.

Jumlah penduduk Mimika berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Mimika semester pertama tahun 2025 tercatat sebanyak 300 ribu lebih dengan porporsi penduduk Orang Asli Papua kurang lebih 20 persen.

Reynold juga menyampaikan Mimika mempunyai empat distrik di wilayah dataran tinggi dengan lima Puskesmas. Enam distrik berada di wilayah dataran rendah dengan 10 Puskesmas kurang lebih melayani 85 persen penduduk berada di kota. Lima distrik berada di wilayah pesisir atau pantai dengan 11 Puskemas di mana satu distrik dengan wilayah yang luas memiliki dua puskesmas.

Ia menyebutkan Mimika saat terdapat 26 Puskesmas dengan rincian 19 sudah terakreditasi, lima puskesmas di wilayah gunung akan diakreditasi pada tahun 2026 dan satu di wilayah pesisir pantai dengan rata-rata madya. Dua Puskesmas Paripurna yaitu Puskesmas Kwamki Narama dan Puskesmas Timika Kota.

Reynold juga melaporkan selain Puskesmas, RSUD Mimika memiliki 20 dokter spesialis. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pemerintah Provinsi Papua sejak tahun 2019, RSUD Mimika tipe C ditetapkan menjadi rumah sakit rujukan untuk wilayah Papua Tengah. RSUD Mimika dengan status akreditasi paripurna bintang lima. Dalam pengelolaan keuangan berpola BLUD yang kini terus dibenahi menuju tipe B.

Ia juga melaporkan Mimika saat ini memiliki tujuh rumah sakit diantaranya, RSUD Mimika, RSMM, RSUD Waa Banti, Rumah Sakit TNI, RS Polri dan dua Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA).

Selain itu, Reynold menyebutkan total sarana kesehatan di Mimika lebih dari 208 didukung dengan tenaga kesehatan lebih dari 3000 yang semuanya teregistrasi secara online sesuai dicanangkan Kementerian Kesehatan terpadu dengan pelayanan publik.

Reynold juga menyampaikan Mimika daerah dengan kasus malaria tertinggi. Berdasarkan data, saat ini hampir satu juta orang melakukan tes malaria dengan prevalensi sudah turun 18,2 persen pada Minggu 9 November 2025 dari 41 persen pada tahun 2020.

Selain malaria, Reynold juga melaporkan Mimika baru saja melewati peningkatan kasus campak namun dapat dikendalikan.

“Mimika memiliki beban kesehatan cukup tinggi. Namun kami sangat senang kepala daerah Gubernur dan Bupati sangat respon mendiskusikan bagaimana Dinkes, RSUD dan pihak swasta berkolaborasi dalam pengendalian dengan saling rujuk merujuk pasien,” katanya.

Ia mengungkapkan meskipun isu keamanan masih menjadi salah satu tantangan tetapi dalam pelayanan terjadi transformasi menerapkan pelayanan sistem digital.

Selain itu, Reynold melaporkan Cek Kesehatan Gratis Sekolah (CKGS) untuk wilayah Papua Tengah  dari target 24 ribu, Mimika sudah melayani 18.606 siswa-siswi. Sedangkan untuk CKG Umum sudah berkontribusi dalam pelayanan sekitar 61 persen atau sekitar 14 ribu orang terlayani.

Sasaran CKGS ini siswa-siswi Sekolah Rakyat, calon tenaga kerja Orang Asli Papua, para pekerja sosial berisiko, calon jamaah haji atau wisata rohani dan PNS. Target yang dicapai kurang lebih 10 ribu jiwa.

Mimika juga melakukan pelayanan terintegrasi dengan BPJS Kesehatan di Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit agar masyarakat semakin merasa mudah mendapatkan layanan kesehatan.

Ia menambahkan Mimika saat ini dengan tagline ‘Mimika Rumah Kita’. Sebagai penghuni rumah harus mempunyai kewajiban untuk menjaga agar tetap aman,  bersih dan sehat. **