Pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pelatihan Unit Kompetensi Otsus Tahun 2026 di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika, Senin 29 Juni 2026. (Foto: Anton Juma Songa/papuaglobalnews.com).

 

Timika,papuaglobalnews.com – Ratusan pencari kerja (Pencaker) Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, memadati Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Mimika di Pusat Pemerintahan SP3, Senin 29 Juni 2026, untuk mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pelatihan Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2026.

Para Pencaker yang berasal dari dua suku besar, Amungme dan Kamoro, serta lima suku kekerabatan lainnya datang menggunakan kendaraan roda dua pribadi maupun jasa ojek. Masa pendaftaran dibuka selama tiga hari, mulai 29 Juni hingga 1 Juli 2026.

Kepala Disnakertrans Mimika, Paulus Yanengga, melalui Kepala Seksi Pembangunan Kawasan Transmigrasi, Noch Ona, di ruang kerjanya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dibiayai melalui Dana Otsus Tahun 2026 dan menyediakan sembilan jenis pelatihan berbasis unit kompetensi.

Adapun sembilan jenis pelatihan tersebut meliputi:
1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dengan materi pemahaman K3, identifikasi bahaya, pengendalian risiko, PJK, APD dan budaya kerja selamat.

2. Operator Alat Berat, meliputi pengoperasian excavator, loader, bulldozer, dump truck dan alat berat lainnya, perawatan harian, serta keselamatan kerja.

3. Welder (Juru Las), meliputi teknik pengelasan SMAW, GMAW, GTAW, pemahaman material, K3 pengelasan, dan praktik pembuatan konstruksi.

4. Mekanik Alat Berat, dengan materi sistem engine, hidrolik, transmisi, kelistrikan dasar, perawatan, dan perbaikan alat berat.

5. Kelistrikan, meliputi instalasi listrik, panel kontrol, motor listrik, troubleshooting, dan K3 kelistrikan.

6. Pertukangan, meliputi pekerjaan kayu, pemasangan kusen, atap, plafon, finishing, serta gambar kerja sederhana.

7. Tata Boga, meliputi pengolahan makanan, higiene dan sanitasi, penyajian, manajemen dapur, serta kewirausahaan kuliner.