Papuaglobalnews.com
Rabu, 10 Juni 2026

Terbaru

Oleh: John NR Gobai MASYARAKAT adat di Papua telah hidup dan menempati wilayah adatnya masing-masing sejak leluhur, tanpa saling mengganggu. Di masa
Nabire,papuaglobalnews.com – John NR Gobai, Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, menyambut baik terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun
Timika,papuaglobalnews.com – Prosesi adat patah panah, belah kayu dan panah babi menjadi simbol kuat pemulihan hubungan dalam tradisi
Timika,papuaglobalnews.com – Konflik berkepanjangan antara kubu Dang dan Newengalem di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah,
Timika,papuaglobalnews.com – Deky Tenoye, Ketua Ikatan Lima Suku Kabupaten Mimika menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah
Timika,papuaglobalnews.com – Kubu Newengalem menyatakan kesepakatan untuk berdamai dan mengakhiri konflik berdarah yang terjadi di Distrik Kwamki
Oleh : Johanes E. S. Wato, Peneliti Doktoral, BIGS-OAS, Studi Asia Tenggara, Universitas Bonn, Jerman   DI BANYAK bagian dunia, musik adalah
Timika,papuaglobalnews.com – Konflik berdarah antara dua kelompok, Dang dan Newengalem, di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah,
Timika,papuaglobalnews.com – Mengawali Tahun Baru 2026, masyarakat Suku Kamoro yang merupakan warga Kampung Nawaripi menjalin silaturahmi dengan
Laurens Minipko

Eme Neme Yauware

Budaya
Oleh : Laurens Minipko   “EME NEME YAUWARE” lebih dari ungkapan emosional masyarakat lokal. Ia adalah pernyataan politik, epistemologis, dan
Tutup