Selain empat kabupaten tersebut, BMKG juga mencatat potensi serupa di wilayah lain seperti Kabupaten Dogiyai dan Kabupaten Nabire, meskipun tingkat risikonya bervariasi.

Peta indeks bahaya yang dirilis menunjukkan beberapa titik dengan kategori sedang hingga tinggi, ditandai warna kuning hingga merah. Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi genangan air, meluapnya sungai, hingga banjir bandang di wilayah tertentu.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor.

Selain itu, pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Warga juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan mengikuti arahan dari instansi terkait demi keselamatan bersama. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.