Besok, DPRK Mimika RDP Bersama K3PB Bahas Keluhan Peternak Babi Lokal
Mereka menilai sejumlah kebijakan pemerintah daerah dianggap tidak berpihak kepada peternak lokal yang ada di Kabupaten Mimika.
Karena itu, Koperasi Konsumen Komunitas Peternak Babi Kabupaten Mimika meminta DPRK Mimika Komisi II memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dengan para peternak babi untuk mencari solusi terbaik terhadap permasalahan yang selama ini dinilai merugikan peternak lokal.
Dalam surat tersebut, peternak menyampaikan sejumlah kebijakan yang menjadi perhatian mereka.
Pertama, untuk mengirim ternak dan daging ke pelosok-pelosok harus mendapatkan rekomendasi dari pemerintah. Para peternak juga menyebut adanya dugaan bahwa hanya oknum tertentu yang diberikan rekomendasi.
Kedua, terkait kebijakan memasukkan daging beku dari luar daerah, sementara menurut para peternak, daging lokal dinilai cukup banyak tersedia di Kabupaten Mimika.
Menurut Koperasi Konsumen Komunitas Peternak Babi Kabupaten Mimika, kebijakan tersebut sangat memberatkan masyarakat peternak lokal.
Mereka menilai pemerintah daerah semestinya turut bertanggungjawab terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk komunitas peternak babi yang berada di Kabupaten Mimika. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















