Berikan Edukasi Rawat Organ Reproduksi, Kepsek SMP Tabita Sion Sampaikan Terima Kasih kepada Dinkes Mimika
Devi mengakui penyuluhan kesehatan reproduksi pada anak remaja merupakan kali pertama di sekolahnya.
Ia berharap program yang positif ini tidak hanya kali ini saja dibuat tetapi dapat menjadi program rutin Dinkes jalankan setiap awal semester pergantian tahun. Mengingat setiap tahun ada anak yang tamat dan siswa-siswi baru masuk.
Sementara kepada anak didiknya, Devi berharap setelah mendapatkan pengetahuan tentang merawat dan menjaga kesehatan reproduksi, anak-anak semakin mengerti dan memahami akan pentingnya kesehatan organ reproduksi. Dalam pergaulan sebagai anak dalam usia produktif mampu membedakan mana yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan.
Pantauan media ini, petugas kesehatan BLUD Pasar Sentra dalam edukasinya mengingatkan kepada anak-anak putri maupun putra dalam pergaulan sehari-hari melindungi bagian tubuh tertentu tidak boleh disentuhi oleh orang lain. Dan kepada anak putra untuk menjaga kesehatan organ reproduksi dianjurkan menjalani sunat kesehatan pada saat masa liburan sekolah. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















