Timika,papuaglobalnews.com – Hampir dua bulan sejak Juni hingga awal Agustus 2026, Kali Cemara di wilayah Distrik Agimuga mengalami kekeringan. Kondisi tersebut menyebabkan mobilitas masyarakat menjadi semakin sulit karena transportasi sungai tidak lagi dapat menjangkau kampung seperti biasanya.

Plt. Kepala Distrik Agimuga, Arianus Katagame, mengatakan saat ini masyarakat yang menggunakan perahu hanya dapat mencapai Kampung Fakafuku. Sebelumnya, transportasi sungai masih dapat menjangkau hingga Kampung Kiliarma.

Hal tersebut disampaikan Arianus kepada papuaglobalnews.com melalui sambungan telepon, Rabu 5 Agustus 2026.

Ia mengatakan, mengeringnya Kali Cemara turut memengaruhi mobilitas masyarakat, termasuk menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Menghadapi kendala transportasi sungai tersebut, Arianus berharap Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika dapat menambah frekuensi penerbangan perintis dari dua kali menjadi empat kali dalam sepekan guna mempermudah mobilitas masyarakat dari Agimuga ke Timika maupun sebaliknya.

Menurutnya, jadwal penerbangan yang saat ini hanya berlangsung dua kali dalam seminggu belum mampu memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat karena antrean pembelian tiket masih cukup tinggi.